Penegasan Tuhan untuk Umat Manusia Akan Ciptaan-Nya: Bagian Keempat

Penegasan Tuhan untuk Umat Manusia Akan Ciptaan-Nya: Bagian Keempat

Oleh : Rumini Zulfikar (Gus Zul)*

“Untuk memberikan bukti bahwa ketelitian Tuhan dalam mencipta tidak main-main.”

ثُمَّ ٱرْجِعِ ٱلْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنقَلِبْ إِلَيْكَ ٱلْبَصَرُ خَاسِئًۭا وَهُوَ حَسِيرٌۭ

ṡummarji’il-baṣara karrataini yangqalib ilaikal-baṣaru khāsi`aw wa huwa ḥasīr

Artinya:

Kemudian ulangi pandanganmu sekali lagi dan sekali lagi, niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat, dan ia dalam keadaan letih.

Penegasan Kesempurnaan Ciptaan Tuhan

Dalam surat Al-Mulk ayat ke-4, Tuhan meminta manusia untuk melihat ciptaan-Nya dengan seksama dan mengulanginya berkali-kali. Hal ini menunjukkan bahwa ciptaan-Nya benar-benar sempurna tanpa cacat. Kita harus menyadari bahwa indra penglihatan manusia memiliki keterbatasan. Namun, seringkali manusia menggunakan keterbatasan ini sebagai alasan untuk tidak menerima kenyataan yang sebenarnya.

Baca juga, Kesempurnaan atas Ciptaan Tuhan: Bagian Ketiga

Kecenderungan manusia untuk mengingkari kekuasaan Tuhan sering terjadi ketika nilai-nilai tauhid dalam diri mereka sangat minim atau bahkan tergerus. Hal ini menyebabkan sikap tidak mau menerima tanda-tanda kebesaran-Nya, yang berujung pada ketidakjujuran terhadap diri sendiri dan Tuhan.

Hikmah di Balik Penegasan Tuhan akan Ciptaan-Nya

Surat Al-Mulk ayat 4 memberikan bukti dan penegasan agar manusia tidak meragukan kesempurnaan ciptaan-Nya. Dengan demikian, manusia diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan menjaga ketauhidannya. Kesadaran akan maha kesempurnaan ciptaan Tuhan ini akan menjadikan manusia lebih taat dan benar-benar bertauhid. Semoga kita termasuk orang yang selalu bertafakur dan bersyukur atas kebesaran-Nya. Aamiin.

*Penasehat PRM Troketon, Anggota Bidang Syiar MPM PDM Klaten, Anggota Majelis MPI & HAM PCM Pedan.

Editor : M Taufiq Ulinuha

The post Penegasan Tuhan untuk Umat Manusia Akan Ciptaan-Nya: Bagian Keempat appeared first on Muhammadiyah Jateng.

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *