Kisah Guru SMPN 18 Wasegi Indah Musa Wariki, 13 Tahun Jadi Honorer, Digaji Rp 50.000 Per Bulan

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Musa Wariki menjadi satu dari 716 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menerima SK pengangkatan Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Manokwari.

Penyerahan SK itu berlangsung di halaman kantor bupati Manokwari, Sowi Gunung, Jumat (5/7/2024).

Sebelum diangkat sebagai PPPK Pemkab Manokwari, Musa bertugas di SMPN 18 Wasegi Indah, Manokwari.

Baca juga: Markus Waran Tanggapi Permintaan Honorer Soal Pengumuman 500 PPPK dan 116 Kuota CPNS Mansel

Baca juga: Honorer Pemkab Mansel Tuntut Pembayaran Gaji, Markus Waran: yang Rajin Boleh Gajian

Di SMPN 18 Wasegi Indah, Musa tercatat sebagai guru honorer sejak 2011 atau 13 tahun.

“Saat itu SMPN 18 Satu Atap Wasegi Indah baru dibuka,” ungkap Musa saat diwawancarai Tribun di Wasegi, Manokwari, Kamis (11/7/2024).

Awal bertugas di SMPN 18 Wasegi Indah, Musa dan beberapa temannya digaji oleh petani kelapa sawit lantaran belum ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Gaji yang diperoleh Musa kala itu berjumlah Rp 50.000 per bulan.

“Selama delapan bulan kami terima gaji Rp 50.000,” ungkapnya.

Penghasilan itu diakuinya sangat kurang untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

Namun, lantaran dedikasinya untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Papua, ia tetap menjalankan tugasnya.

Untuk mensiasati perekonomian keluarga, Musa mencari pekerjaan sampingan dengan berkebun cekelat, vanili dan budidaya ikan di pekarangan rumahnya.

“Setahun berikutnya saya diangkat guru honorer Dinas Pendidikan (2012),” bebernya.

Setelah diangkat menjadi guru honorer Dinas Pendidikan Manokari, penghasilannya mulai membaik.Gaji yang diterima Rp 2.500.000 per bulannya.

“Saat itu saya bersyukur karena diangkat jadi guru honerer. Itu merupakan berkat dari Tuhan,” tuturnya.

Halaman selanjutnya

BERITATERKAIT

Baca Juga

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *